perbedaan ssd dan hdd eksternal

7 Perbedaan HDD dan SSD, Apakah SSD yang Terbaik?

Kamu kesulitan mengetahui perbedaan antara HDD (Hard Disk Drive) dan SSD (Solid State Drive)? Ada beberapa faktor penting yang bisa kamu perhitungkan, jadi sebaiknya tetapkan pilihan yang bisa penuhi keperluan khusus kamu.

Pada umumnya media penyimpanan untuk komputer mempunyai dua tipe, yakni HDD dan SSD. Keduanya dapat dengan mudah kamu temukan di pasaran dengan harga yang bervariasi tergantung varian merk dan kapasitas penyimpanannya. Setelah itu muncul pertanyaan, apa sih perbedaan harddisk dan SSD?

Pada intinya, SSD itu sama dengan HDD. Namun tidak tersimpan pada lapisan-lapisan magnetik seperti HDD. SSD menyimpan semua data pada chip-chip memory flash yang sama-sama tersambung satu sama lain.

Flash memory pada SSD berlainan sama yang ada pada HDD dalam soal tipe dan kecepatan. Chip flash memory pada SSD mempunyai kecepatan yang lebih tinggi daripada HDD. Dengan kemampuan yang serupa, harga SSD juga lebih mahal daripada HDD.

Lalu, sejauh apakah bedanya antara HDD dan SSD sebagai teknologi terkini media penyimpanan sekarang ini. Yuk baca pembahasan di bawah ini.

Apa itu HDD?

beda ssd dan hdd pada laptop

Sumber : Pixabay

HDD atau Hard Disk Drive adalah jenis penyimpanan terpopuler dan telah ada sejak lama. Di awal kemunculannya, HDD berfungsi untuk menyimpan bermacam file seperti photo, musik, video, aplikasi, bahkan juga untuk simpan dan menjalankan sistem operasi.

HDD pertama kalinya muncul pada tahun 1956 oleh IBM. HDD itu mempunyai ukuran yang besar akan tetapi mempunyai ukuran penyimpanan 5 MB. Seiring waktu berjalan, HDD berkembang jadi wujud yang lebih kecil tapi mempunyai ukuran penyimpanan yang lebih besar. Sekarang ini, ukuran HDD yang biasa ialah HDD 3,5 inci dan 2,5 inci.

Produsen HDD yang terkenal saat itu, Western Digital, pada tahun 1989 mulai mengenalkan standard IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua ukuran Harddisk. Selanjutnya pada tahun 2004, produsen HDD yang lain, Seagate, mulai mengenalkan HDD dengan antar-muka SATA yang semakin banyak dikenali sekarang ini dan jadi standard antar-muka HDD gantikan antar-muka IDE.

HDD sendiri adalah jenis penyimpanan sejenis non-volatile. Dalam HDD, ada cakram padat atau piringan padat metal dengan susunan magnet yang berperan sebagai penyimpanan data. Cakram padat ini bekerja dengan berputar-putar hingga sewaktu HDD bekerja, akan kedengar suara perputaran yang sesungguhnya cukup bising.

HDD yang tersebar di pasar sekarang ini terdiri dua, yaitu HDD internal dan HDD eksternal. HDD internal adalah tipe HDD yang ada dalam perangkat komputer seperti telah tertancap di laptop atau telah jadi bagian dari unit CPU. Sementara HDD eksternal ialah HDD yang digunakan sebagai penyimpanan data saja. Perannya serupa seperti flash disk.

Apa itu SSD?

lebih bagus ssd atau hdd

Sumber : de-tekno

SSD merupakan singkatan dari Solid State Drive. SSD ialah teknologi penyimpanan terkini yang mempunyai reputasi lebih bagus bila kita bandingkan dengan HDD. Lebih bagus karena SSD menjajakan kecepatan baca dan tulis yang bisa lebih cepat. Kemampuan itu dapat didapat karena SSD memakai chip flash untuk penyimpanan dan bukan cakram magnetik. Langkah kerjanya serupa dengan flash disk.

Karena tidak memakai cakram magnetik sebagai penyimpanan data, SSD tidak hasilkan bunyi yang bising seperti HDD. Tidak hanya itu, SSD condong tahan banting karena umumnya SSD yang jatuh tidak begitu menghancurkan sistem penyimpanan di dalamnya. Sementara HDD rawan hancur dan mengalami corrupt data bila HDD itu jatuh.

Ada bermacam tipe SSD yang ada di pasar. Salah satu jenis SSD yaitu berbentuk seperti HDD 2,5 inci yang mempunyai antar-muka SATA, ada pula tipe SSD dengan form factor M.2 SATA yang berada pada slot M.2.

Selain itu ada pula tipe SSD NVMe. Tipe SSD ini mempunyai bentuk atau form factor yang serupa dengan SSD M.2 Cuman SSD NVMe menggunakan antar-muka PCIe.

Karena itu, di pasaran kita mudah menemui slot untuk M.2 yang dipakai untuk SSD. Slot ini ada dua tipe yaitu slot M.2 SATA yang mendukung SSD M.2 tapi tidak mendukung SSD NVMe. Yang kedua ialah slot M.2 NVMe yang mendukung SSD M.2 dan SSD NVMe.

SSD memang mempunyai beberapa macam yang kadang memunculkan kebingungan untuk sebagian orang, mungkin termasuk kamu. Tetapi yang jelas, SSD mempunyai kemampuan dalam hal kecepatan yang lebih bagus bila kita bandingkan dengan HDD.

Perbedaan HDD dan SSD

1. Perbedaan Form Factor

laptop dengan ssd dan hdd

Sumber: Techtarget

SSD mempunyai bermacam jenis form factor dan antar-muka. Ada yang seperti HDD 2,5 inci dan ada pula yang seperti kepingan RAM (M.2 dan M.2 NVMe). Ada yang mempunyai antar-muka SATA dan ada pula yang mempunyai antar-muka PCIe.

Sementara HDD cuman berupa kotak 2,5 inci atau 3,5 inci dengan antar-muka SATA. Jenisnya ada dua, yaitu tipe eksternal dan tipe internal. Masing-masing kedua tipe ini cenderung cuman berbeda peranan pemakaiannya saja.

2. Perbedaan Komponen

beda ssd dan hdd pada laptop 2

Sumber : Vk

HDD datang dengan piringan padat yang berputar-putar saat HDD bekerja. Sementara SSD memakai teknologi penyimpanan flash yang tentu saja tidak memerlukan perangkat bergerak di dalamnya.

Karena tidak mempunyai perangkat yang bergerak di dalam, SSD cenderung mempunyai ketahanan yang lebih bagus kita bandingkan dengan HDD yang rawan rusak bila jatuh.

3. Perbedaan Performa/Kemampuan

Perbedaan HDD dengan SSD adalah SSD merupakan teknologi penyimpanan terkini. Karena teknologi terkini, tentunya SSD menawarkan kecepatan yang lebih bagus bila kita bandingkan dengan HDD. SSD dapat mempunyai kecepatan 10 kali lipatnya bahkan juga lebih.

Baca juga : Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasi Laptop Lemot

Sebagai contoh, bila memakai program CrystalDiskMark, HDD yang biasa umumnya cuman mempunyai kecepatan lebih kurang 150 MB/s untuk baca dan tulis data.

Sedangkan SSD 2,5 inci SATA saja mempunyai kecepatan baca dan tulis sekitar 500 MB/s. Yang paling cepat yaitu SSD NVMe PCIe X4 yang dapat mencapai angka baca dan tulis di 5.000 MB/s atau bahkan juga lebih.

Selain itu, pada saat bekerja SSD tidak memberikan suara yang bising. Berbeda dengan HDD yang mempunyai perangkat berputar hingga membuat performanya lebih bising bila kita bandingkan dengan SSD.

4. Perbedaan Ketahanan

perbedaan ketahanan ssd dan hdd

Seperti penjelasan sebelumnya, HDD mempunyai komponen yang berputar-putar. Ini mengakibatkan data yang ada berada di dalam bisa juga “bergeser”. Masalah ini biasa kita kenal dengan istilah fragmentation. Guncangan pada HDD dapat makin melemahkan komponen itu.

SSD, yang tidak mempunyai komponen bergerak, lebih baik dalam hal menyimpan data. Disamping itu komponen yang lebih rapat membuatnya lebih aman terhadap benturan.

Pada umumnya ketahanan SSD memang lebih bagus. Tetapi jika sudah lebih dari masa pakai (± 5 tahun), kemampuan SSD dapat menurun jika jarang-jarang kita gunakan (menurut AnandTech).

5. Perbedaan Masa Pakai

perbedaan usia ssd dan hdd

Sumber : CrystalMark

Perbandingan SSD dan HDD dapat dilihat dari masa pakainya. Umur HDD berlaku dari cara merawatnya. Artinya, bila HDD terjadi kerusakan seperti bad sector, maka HDD itu mulai rusak dan perlu kita ganti. Bila tidak terjadi kerusakan, HDD mempunyai masa pakai yang panjang.

Berbeda dengan SSD. SSD mempunyai batasan umur yang terhitung berdasarkan pada satuan Terabytes Written (TBW). Dengan bahasa yang lebih sederhana, TBW merupakan perhitungan untuk setiap menulis ulang data di SSD.

Setiap penulisan ulang itu, SSD akan mengalami penurunan performa dan akan rusak bila mencapai batasan TBW. Oleh karena, umur SSD biasanya cuman sekitar 5 tahunan atau dapat tergantung kapasitas penyimpanan.

6. Perbedaan Efek yang Ditimbulkan

perbedaan kapasitas harga ssd dan hdd

Sumber : Techradar

Perbedaan SSD dan Hardisk dapat dilihat pada efek yang ditimbulkan. HDD mengaplikasikan unsur mekanik sehingga memberikan efek samping yang tidak baik diantaranya:

  1. Menghasilkan panas yang berlebihan
  2. Mengkonsumsi daya listrik yang relatif tinggi
  3. Putaran motor dan piringan mengakibatkan suara noise yang tinggi

Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan SSD dibanding HDD

Pada SSD, karena tidak mempunyai unsur mekanik karena itu hanya memiliki efek sebagai berikut:

  1. Tidak menghasilkan panas yang tinggi seperti HDD.
  2. Konsumsi daya listrik yang relatif kecil, SSD hanya perlu daya kurang dari 1 watt sedangkan HDD memerlukan daya yang dapat mencapai lebih dari 10 watt
  3. Tidak ada putaran motor dan piringan membuat SSD sama sekali tidak bising.

7. Perbedaan Harga

Kelemahan SSD harganya

Beda SSD dengan HDD yang terakhir yaitu pada harganya. SSD mempunyai harga yang lebih mahal per -GB-nya bila kita bandingkan dengan HDD. Misalnya, harga 1TB HDD ada di range harga Rp 700 ribu.

Dengan kapasitas yang sama, yaitu 1TB, SSD berada pada harga 2x lipatnya, tergantung tipe SSD yang kamu pilih. Karena itu, SSD mempunyai harga lebih mahal bila kita hitung dari kapasitasnya.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai perbedaan hardisk dan SSD yang telah kita bahas. Sekarang ini memang HDD lebih terkenal karena harga yang lebih terjangkau. Tetapi secara perlahan-lahan SSD mulai jadi standard yang baru.

Untuk itu, sebaiknya kamu pikirkan perbedaan SSD dengan HDD saat kamu ingin beli media penyimpanan. Yah, harga memang alasan pertama (kamu kemungkinan pilih HDD). Tetapi jika kamu memiliki dana lebih, memilih SSD akan lebih bagus.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.